Karya Tulis Mahasiswa
Penerapan Dukungan Perawatan Diri Terhadap Manajemen Kesehatan Pa Ny. S Dengan Stroke Non Hemoragik Di Ruang Sakura RSUD Kota Kendari
Latar Belakang: Stroke non hemoragik adalah kondisi yang terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak. Pasien stroke sering kali mengalami masalah kelemahan pada anggota gerak yang menyebabkan kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari termasuk perawatan diri. Hal ini berpotensi memicu terjadinya manajemen kesehatan tidak efektif. Salah satu upaya untuk mengatasi manajemen kesehatan tidak efektif adalah dengan memberikan dukungan perawatan diri. Ini akan membantu pasien serta keluarga pasien stroke non hemoragik memahami dan menerapkan dukungan perawatan diri selama masa sakit. Tujuan: Menerapkan dukungan perawatan diri terhadap manajemen kesehatan pada pasien stroke non hemoragik. Manfaat: Diharapkan setelah diberikan dukungan perawatan diri pada pasien stroke non hemoragik dapat meningkatkan manajemen kesehatan. Metode: Studi kasus deskriptif pada 1 orang subjek pasien stroke non hemoragik dengan masalah keperawatan utama manajemen kesehatan tidak efektif dan akan diberikan dukungan perawatan diri. Hasil: Setelah diberikan dukungan perawatan diri selama 4 hari, terjadi peningkatan manajemen kesehatan pada pasien. Pasien menunjukkan perkembangan dalam melakukan aktivitas mandi, menyikat gigi, dan berpakaian dengan dukungan dan bantuan dari keluarga. Pasien mulai terlibat secara aktif dalam perawatan diri dan lebih memahami kebutuhannya. Peningkatan ini menunjukkan bahwa dukungan perawatan diri berkontribusi positif terhadap peningkatan manajemen kesehatan, dari kondisi cukup menurun menjadi meningkat. Kesimpulan: Manajemen kesehatan meningkat pada pasien Ny. S dengan pemberian dukungan perawatan diri selama 4 hari. Saran: Perawat dapat melakukan dukungan perawatan diri untuk mampu meningkatkan manajemen kesehatan pasien. Kata Kunci: Stroke non Hemoragik, dukungan perawatan diri, manajemen Kesehatan
Tidak tersedia versi lain