Karya Tulis Mahasiswa
Gambaran Penerapan Pursed Lip Breathing Meniup Balon Terhadap Pola Napas Pada Pasien An. K Dengan Diagnosa Pneumonia Di RSUD Kota Kendari
Latar belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak, ditandai dengan peradangan paru dan gangguan pola napas. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah teknik pursed lip breathing (PLB) dengan meniup balon, yang berfungsi memperlambat ekspirasi, meningkatkan ventilasi alveolar, dan mengurangi sesak napas.
Tujuan: untuk menggambarkan penerapan teknik PLB meniup balon terhadap pola napas pada An. K dengan diagnosa pneumonia di RSUD Kota Kendari.
Metode: penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan subjek seorang anak berusia 11 tahun yang dirawat dengan diagnosa pneumonia. Intervensi dilakukan selama tiga hari, masing- masing 15 menit, dengan instrumen berupa lembar observasi frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen.
Hasil: penelitian menunjukkan adanya perbaikan pola napas setelah intervensi. Pada hari pertama, pasien mengalami sesak dengan frekuensi napas 32x/menit dan saturasi oksigen 96%. Setelah tiga hari penerapan teknik PLB meniup balon, frekuensi napas menurun menjadi 24x/menit, saturasi meningkat menjadi 98%, batuk lebih efektif, dan penggunaan otot bantu pernapasan berkurang. Pasien juga tampak lebih rileks dan kooperatif selama terapi.
Kesimpulan: dari penelitian ini adalah bahwa penerapan PLB meniup balon dapat memperbaiki pola napas dan meningkatkan oksigenasi pada anak dengan pneumonia. Saran: dapat dijadikan alternatif terapi non-farmakologis yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan di fasilitas kesehatan maupun di rumah. Kata kunci: pneumonia, pola napas, pursed lip breathing, meniup balon, anak"
Tidak tersedia versi lain