Karya Tulis Mahasiswa
HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI GORENGAN, KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN TINGGI GARAM, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN USIA DEWASA DI PUSKESMAS MEKAR KOTA KENDARI
Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah sistolik ?140 mmHg dan diastolik ?90 mmHg yang menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Berbagai faktor gaya hidup seperti kebiasaan konsumsi gorengan, konsumsi makanan tinggi garam, dan aktivitas fisik diduga berhubungan dengan kejadian hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi gorengan, kebiasaan konsumsi makanan tinggi garam, dan aktivitas fisik dengan status hipertensi pada pasien rawat jalan usia dewasa di Puskesmas Mekar Kota Kendari. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional study yang dilaksanakan di Puskesmas Mekar Kota Kendari tahun 2026. Sampel penelitian berjumlah 72 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, formulir FFQ untuk konsumsi gorengan dan makanan tinggi garam, serta IPAQ untuk aktivitas fisik. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan ? = 0,05. Hasil: Dari 72 responden, sebanyak 11 orang (15,3%) mengalami hipertensi dan 61 orang (84,7%) tidak hipertensi. Sebagian besar responden memiliki kebiasaan konsumsi gorengan kategori jarang yaitu 70 orang (97,2%), kebiasaan konsumsi makanan tinggi garam kategori jarang sebanyak 60 orang (83,3%), dan aktivitas fisik kategori sedang sebanyak 69 orang (95,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kebiasaan konsumsi gorengan dengan status hipertensi (p=1,000), terdapat hubungan antara kebiasaan konsumsi makanan tinggi garam dengan status hipertensi (p=0,005), dan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status hipertensi (p=1,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi makanan tinggi garam dengan status hipertensi pada pasien rawat jalan usia dewasa di Puskesmas Mekar Kota Kendari. Namun, tidak terdapat hubungan antara kebiasaan konsumsi gorengan maupun aktivitas fisik dengan status hipertensi.
Kata Kunci: Kebiasaan konsumsi gorengan, makanan tinggi garam, aktivitas fisik, status hipertensi.
Tidak tersedia versi lain