Karya Tulis Mahasiswa
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STATUS GIZI DENGAN KADAR GULA DARAH LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LADONGI JAYA, KABUPATEN KOLAKA TIMUR
Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan produksi maupun kerja insulin. Kasus DM terus mengalami peningkatan, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Ladongi Jaya Kabupaten Kolaka Timur. Pola makan yang tidak seimbang dan status gizi yang tidak normal menjadi faktor risiko yang dapat memengaruhi kadar gula darah pada usia pralansia dan lansia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan status gizi dengan kadar gula darah lansia di wilayah kerja Puskesmas Ladongi Jaya, Kabupaten Kolaka Timur. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study pada 94 responden usia 45–65 tahun di wilayah kerja Puskesmas Ladongi Jaya, Kabupaten Kolaka Timur. Data dikumpulkan menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), dan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan ? = 0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel memiliki pola makan cukup sebesar 52,1% (n=49), status gizi overweight sebesar 52,1% (n=49), dan kadar gula darah normal sebesar 56,4% (n=53). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kadar gula darah (p-value = 0,000 < 0,05), sedangkan status gizi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar gula darah (p-value = 0,568 > 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kadar gula darah pada usia 45–65 tahun di wilayah kerja Puskesmas Ladongi Jaya, Kabupaten Kolaka Timur. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kadar gula darah. Saran : Puskesmas Ladongi Jaya diharapkan dapat meningkatkan edukasi mengenai pola makan sehat, pengendalian konsumsi gula, dan aktivitas fisik secara rutin kepada masyarakat guna mencegah peningkatan kadar gula darah dan komplikasi Diabetes Melitus.
Kata Kunci : Pola makan, status gizi, kadar gula darah, diabetes melitus, IMT.
Tidak tersedia versi lain