Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of HUBUNGAN ASUPAN GIZI, POLA PEMBERIAN MAKAN, RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STUNTING PADA ANAK BALITA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHARI KECAMATAN SAMPOLAWA KABUPATEN BUTON SELATAN
Penanda Bagikan

Karya Tulis Mahasiswa

HUBUNGAN ASUPAN GIZI, POLA PEMBERIAN MAKAN, RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STUNTING PADA ANAK BALITA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHARI KECAMATAN SAMPOLAWA KABUPATEN BUTON SELATAN

PUPAN RUMBIA - Nama Orang; KAMERIAH GANI - Nama Orang; Suriana Koro - Nama Orang;

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Prevalensi Stunting di Sulawesi Tenggara masih tinggi (24,4% pada tahun 2024).Menganalisis hubungan asupan gizi (protein, lemak, karbohidrat), pola pemberian makan, dan riwayat ASI eksklusif dengan Stunting pada balita 12–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bahari. Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional ini dilaksanakan pada Maret–April 2026. Dari populasi 136 balita Stunting, diperoleh 57 sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara (FFQ, Semi-FFQ, kuesioner) dan pengukuran antropometri (TB/U). Analisis data menggunakan uji Chi-Square (p = 0,05). Hasil: Sebagian besar balita mengalami Stunting sangat pendek (54,4%), memiliki asupan protein baik (89,5%), karbohidrat baik (61,4%), dan pola pemberian makan baik (50,9%). Namun, mayoritas balita memiliki asupan lemak kurang (54,4%) dan tidak ASI eksklusif (89,5%). Uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara asupan protein (p = 0,820), lemak (p = 0,646), karbohidrat (p = 0,985), pola pemberian makan (p = 0,681), maupun riwayat ASI eksklusif (p = 0,274) dengan Stunting (p > 0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan gizi makro, pola pemberian makan, dan ASI eksklusif dengan Stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bahari. Kejadian stunting diduga dipengaruhi oleh faktor non-gizi lainnya seperti penyakit infeksi dan kondisi lingkungan.
Kata Kunci: Stunting, Asupan Gizi, Pola Pemberian Makan, ASI Eksklusif, Balita.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari SKR GIZI 2026
167/GIZI/2026
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR GIZI 2026
Penerbit
Kendari : Poltekkes Kemenkes Kendari., 2026
Deskripsi Fisik
xvii, 81 hlm, 20 x 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
P00313022057
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Stunting
BALITA
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?