Karya Tulis Mahasiswa
DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI JUS BUAH DENGAN BEBERAPA KONSENTRASI BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DAN PISANG AMBON (Musa Paradisiaca) “NAPISA” SEBAGAI MINUMAN SEHAT
Latar Belakang : Pangan sehat merupakan pangan yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber zat gizi dasar, tetapi juga memberikan manfaat tubuh. Buah naga merah memiliki kandungan antioksidan, vitamin C, dan serat yang tinggi, sedangkan pisang ambon mengandung kalium dan serat yang baik bagi kesehatan tubuh. Kombinasi kedua bahan tersebut dapat dikembangkan menjadi minuman sehat berupa jus “NAPISA” yang diharapkan memiliki nilai gizi yang baik dan dapat diterima oleh masyarakat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima jus buah naga merah dengan penambahan pisang ambon berdasarkan atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur serta mengetahui kandungan gizinya. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tiga firmulasi perlakuan yaitu P1 (70:30), P2 (60:40), dan P3 (50:50). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan dan Uji Organoleptik Poltekkes Kemenkes Kendari Jurusan Gizi. Uji organoleptik dilakukan menggunakan 30 panelis terlatih dengan penilaian terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala hedonic. Kandungan gizi dihitung secara tidak langsung menggunakan data TKPI, meliputi energi, protein, karbohidrat, serat, vitamin C, dan kalium. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan atribut warna, formulasi P2 memperoleh penerimaan tertinggi dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan atribut aroma, formulasi P3 memperoleh penerimaan tertinggi dengan kategori suka. Beradasarkan atrbut rasa dan tekstur, formulasi P1 memperoleh penerimaan tertinggi dengan kategori enak dan kental. Berdasarkan penilaian keseluruhan (overall), formulasi P2 memperolehnilai rata rata tertinggi sebesar 3,88 sedangkan formulasi P1 dan P3 masing masing memperoleh nilai rata rata 3,83. Hal ini menunjukkan bahwa formulasi P2 merupakan formulasi yang paling disukai oleh panelis secara keseluruhan. Disarankan agar penelitian selanjutnya melakukan analisis kandungan gizi jus “NAPISA” secara laboratorik. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dapat disumpulkan bahwa formulasi P2 (60:40) merupakan formulasi terbaik karena memiliki tingkat daya terima paling tinggi berdasarkan penilaian keseluruhan panelis, sedangkan formulasi P3 memiliki kandungan energi, karbohidrat, vitamin C, dan kalium tertinggi, serta formulasi P1 memiliki kandungan protein dan serat tertinggi. Dengan demikian, jus Napisa berpotensi dikembangkan sebagai salah satu minuman sehat yang memiliki daya terima baik dan kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan. Saran : Formulasi P2 merupakan formulasi yang paling disukai panelis karena memiliki warna, aroma, rasa, dan tekstur terbaik, sehingga dapat menggunakan formulasi tersebut. Penelitian selanjutnya disarankan melakukan analisis laboratorium untuk mengetahui kandungan gizi dan aktivitas antioksidan secara lebih akurat.
Kata Kunci : Jus Napisa, Buah Naga Merah, Pisang Ambon
Tidak tersedia versi lain