Karya Tulis Mahasiswa
Gambaran penyimpanan dan peralatan di instalasi gizi rumah sakit jiwa provinsi Sulawesi Tenggara.
Latar Belakang : Penyimpanan bahan makanan merupakan salah satu tahapan penting dalam penyelenggaraan makanan di rumah sakit karena berpengaruh terhadap mutu, keamanan, dan kualitas bahan makanan. Penyimpanan yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan kerusakan bahan makanan, kontaminasi, hingga risiko keracunan makanan. Berdasarkan Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit (PGRS), penyimpanan bahan makanan harus memenuhi persyaratan suhu, kebersihan, sistem FIFO/FEFO, serta didukung oleh peralatan yang memadai. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian dalam penyimpanan bahan makanan, seperti suhu ruang yang tidak sesuai standar dan keterbatasan peralatan penyimpanan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran penyimpanan bahan makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Kota Kendari. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Penelitian dilaksanakan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Kota Kendari pada April- Mei 2026. Informan penelitian berjumlah 3 orang yang terlibat langsung dalam kegiatan penyimpanan bahan makanan. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi langsung, dan lembar checklist. Analisis data dilakukan secara deskriptif dalam bentuk persentase, tabel, dan narasi dengan membandingkan hasil penelitian terhadap standar PGRS dan Permenkes. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa persyaratan penyimpanan bahan makanan kering memperoleh persentase sebesar 89,7% dan termasuk kategori memenuhi syarat. Persyaratan penyimpanan bahan makanan basah memperoleh persentase sebesar 87,5% dan juga termasuk kategori memenuhi syarat. Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian pada suhu penyimpanan dan pelabelan bahan makanan. Ketersediaan peralatan penyimpanan bahan makanan kering hanya mencapai 38,8% dan bahan makanan basah sebesar 50%, sehingga keduanya termasuk kategori tidak sesuai standar karena masih banyak peralatan yang belum tersedia lengkap. Disarankan : Pihak Instalasi Gizi Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari disarankan untuk meningkatkan pengawasan terhadap suhu penyimpanan bahan makanan, menerapkan pelabelan tanggal masuk dan kedaluwarsa bahan makanan, serta melengkapi peralatan penyimpanan sesuai standar PGRS dan Permenkes agar kualitas dan keamanan bahan makanan tetap terjaga.
Kata kunci : Penyimpanan bahan makanan, instalasi gizi
Tidak tersedia versi lain