Karya Tulis Mahasiswa
GAMBARAN STATUS GIZI, STATUS ANEMIA PDAN KONSUMSI TABLET DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 6 KOTA KENDARI SULAWESI TENGGARA
Latar Belakang: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia karena kebutuhan zat gizi terutama zat besi meningkat pada masa pertumbuhan dan adanya kehilangan darah saat menstruasi. Menurut Survei Kesehatan, anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri di Indonesia. Anemia dapat menyebabkan kelelahan, menurunkan konsentrasi belajar, produktivitas, serta berdampak pada kesehatan reproduksi di masa mendatang. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui konsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran status gizi, status anemia, dan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMAN 6 Kota Kendari. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survei yang dilaksanakan pada bulan April 2026 di SMAN 6 Kota Kendari. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 68 remaja putri kelas X yang dipilih menggunakan teknik Proporsional Random Sampling. Data status gizi diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan menggunakan indikator IMT/U, status anemia diperoleh melalui pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb), sedangkan data konsumsi Tablet Tambah Darah diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri yang memiliki status gizi normal sebanyak 58 orang (85,3%), kurus sebanyak 2 orang (2,9%),dan gemuk/obesitas 8 orang (11,8). Berdasarkan status anemia, remaja putri yang tidak mengalami anemia sebanyak 55 orang (80,9%), anemia ringan sebanyak 2 orang (2,9%), anemia sedang sebanyak 10 orang (14,7%), dan anemia berat sebanyak 1 orang (1,5%). Berdasarkan konsumsi Tablet Tambah Darah, sebanyak 24 orang (35,3%) mengonsumsi TTD kurang dari 4 tablet per bulan, sedangkan 44 orang (64,7%) tidak mengonsumsi TTD, dan tidak terdapat responden yang mengonsumsi TTD ?4 tablet per bulan. Kesimpulan: Sebagian besar remaja putri di SMAN 6 Kota Kendari memiliki status gizi normal (85,3%) dan tidak mengalami anemia (80,9%). Namun, konsumsi Tablet Tambah Darah masih rendah karena sebagian besar responden tidak mengonsumsi TTD sesuai anjuran (64,7%). Saran: Diharapkan remaja putri lebih meningkatkan kepatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah sesuai anjuran serta menerapkan pola makan bergizi seimbang untuk mencegah anemia dan mempertahankan status gizi yang baik. Kata kunci: Status gizi, status anemia, tablet tambah darah,remaja putri
Tidak tersedia versi lain