Karya Tulis Mahasiswa
Penerapan Kompres Hangat dan Teknik Akupresur Titik Sanyinjiao (SP6) dalam Mengatasi Nyeri Dismenore Primer pada Nn.A di Prodi D3 Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kendari
Latar Belakang: Dismenore primer adalah nyeri menstruasi pada remaja akibat kontraksi uterus dan peningkatan prostaglandin yang menyebabkan iskemia jaringan. Nyeri yang tidak tertangani mengganggu aktivitas, konsentrasi belajar, dan kualitas hidup. Kombinasi kompres hangat dan akupresur titik Sanyinjiao (SP6) merupakan terapi nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan kompres hangat dan teknik akupresur titik Sanyinjiao (SP6) dalam mengatasi nyeri dismenore primer pada remaja di Prodi D-III Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kendari. Manfaat: Diharapkan setelah diberikan intervensi, remaja mengalami penurunan intensitas nyeri serta mampu menggunkan terapi nonfarmakologis secara mandiri dalam mengatasi nyeri dismenore primer. Metode: Studi kasus deskriptif pada 1 remaja dengan nyeri akut akibat dismenore primer. Intervensi kompres hangat dan akupresur SP6 dilakukan 3 hari, 2x sehari selama 20 menit pagi-sore. Pengukuran skala nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Terjadi penurunan skala nyeri dari nyeri berat (7) menjadi nyeri ringan (2), yang ditandai dengan keluhan nyeri berkurang, meningkatnya kenyamanan, serta klien mampu melakukan aktivitas dengan lebih baik. Kesimpulan: Kombinasi kompres hangat dan akupresur SP6 efektif menurunkan nyeri dismenore primer. Saran: Disarankan remaja menerapkan terapi ini secara mandiri. Bagi profesi keperawatan dan institusi pendidikan, hasil ini dapat menjadi referensi pengembangan intervensi nonfarmakologis. Bagi peneliti selanjutnya, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan responden lebih banyak.
Kata Kunci: Dismenore Primer, Nyeri Akut, Kompres Hangat, Akupresur Sanyinjiao (SP6), Remaja "
Tidak tersedia versi lain