Karya Tulis Mahasiswa
Penerapan edukasi keluarga dan latihan batuk efektif pada An F diagnosis ispa usia sekolah di ruang mawar RSUD KOTA KENDARI
Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi penyebab utama morbiditas pada anak dan sering disertai masalah bersihan jalan napas tidak efektif. Edukasi keluarga dan latihan batuk efektif merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang berpotensi memperbaiki fungsi bersihan jalan napas pada anak ISPA. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan edukasi keluarga dan latihan batuk efektif pada An. F Dengan dianosis ispa usia sekolah terhadap bersihan jalan nafas di ruang mawar RSUD KOTA KENDARI. Metode: Studi kasus deskriptif pada satu anak usia 10–12 tahun dengan diagnosis ISPA dan gangguan bersihan jalan napas. Intervensi berupa edukasi terstruktur kepada keluarga dan latihan batuk efektif sesuai SOP, diberikan sekali sehari selama enam hari. Perubahan bersihan jalan napas dinilai melalui lembar observasi yang mencakup frekuensi dan efektivitas batuk, karakteristik sputum, pola napas, tanda distres napas, dan bunyi napas tambahan. Hasil: Setelah intervensi, terjadi penurunan frekuensi batuk, berkurangnya jumlah dan kekentalan sputum, pola napas lebih teratur, tanda distres napas menurun, serta ronkhi dan wheezing berkurang, yang mencerminkan peningkatan kemampuan bersihan jalan napas. Simpulan: Edukasi keluarga dan latihan batuk efektif efektif meningkatkan bersihan jalan napas pada anak usia sekolah dengan ISPA. Saran: Intervensi ini perlu diintegrasikan dalam SOP asuhan keperawatan anak ISPA dan diteliti lebih lanjut dengan jumlah sampel dan desain yang lebih kuat.
Kata Kunci: ISPA; Anak usia sekolah; Latihan batuk efektif; Edukasi keluarga; Bersihan jalan napas.
Tidak tersedia versi lain