Karya Tulis Mahasiswa
GAMBARAN PENERAPAN TERAPI WATER TEPID SPONGE BATH TERHADAP TERMOREGULASI PADA AN. M DENGAN FEBRIS DI RUANG MAWAR RSUD KOTA KENDARI.
Latar Belakang: Febris adalah kondisi umum pada anak yang ditandai dengan peningkatan suhu tubuh di atas 37,5°C akibat aktivasi pusat pengatur suhu di hipotalamus. Jika tidak ditangani dengan tepat, suhu tinggi pada anak berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti kejang, penurunan kesadaran, hingga kematian. Terapi water tepid sponge bath adalah salah satu terapi non-farmakologi yang efektif menurunkan suhu tubuh melalui mekanisme vasodilatasi, konduksi, dan evaporasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan terapi water tepid sponge bath terhadap termoregulasi pada An. M dengan febris di Ruang Mawar RSUD Kota Kendari. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu orang pasien An. M yang mengalami febris dengan masalah keperawatan hipertermia. Intervensi dilakukan selama empat hari (pagi dan sore) dengan durasi 30 menit setiap sesi menggunakan air hangat bersuhu 37°C–40°C yang diaplikasikan melalui teknik blok dan seka. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa sebelum dilakukan terapi, suhu tubuh pasien berada pada angka 39,0°C dengan kondisi kulit teraba hangat. Setelah dilakukan penerapan terapi water tepid sponge bath secara rutin selama empat hari, suhu tubuh pasien berangsur turun dan mencapai rentang normal yaitu 36,5°C pada hari keempat. Selain penurunan suhu tubuh, edukasi yang diberikan juga meningkatkan pemahaman keluarga dalam penanganan demam secara mandiri. Kesimpulan: Terapi water tepid sponge bath efektif dalam menurunkan suhu tubuh dan membantu menstabilkan termoregulasi pada anak yang mengalami febris. Metode ini aman dan mudah dilakukan, sebagai langkah awal penanganan demam pada anak di lingkungan rumah sakit maupun rumah tangga.
Kata Kunci: Febris, Anak, Termoregulasi, Water Tepid Sponge Bath.
Tidak tersedia versi lain