Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of GAMBARAN PENERAPAN TERAPI WATER TEPID SPONGE BATH TERHADAP TERMOREGULASI PADA AN. M DENGAN FEBRIS DI RUANG MAWAR RSUD KOTA KENDARI.
Penanda Bagikan

Karya Tulis Mahasiswa

GAMBARAN PENERAPAN TERAPI WATER TEPID SPONGE BATH TERHADAP TERMOREGULASI PADA AN. M DENGAN FEBRIS DI RUANG MAWAR RSUD KOTA KENDARI.

Ratu Humaira Burhan - Nama Orang; Prishilla Sulupadang - Nama Orang; Abdul Syukur Bau - Nama Orang;

Latar Belakang: Febris adalah kondisi umum pada anak yang ditandai dengan peningkatan suhu tubuh di atas 37,5°C akibat aktivasi pusat pengatur suhu di hipotalamus. Jika tidak ditangani dengan tepat, suhu tinggi pada anak berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti kejang, penurunan kesadaran, hingga kematian. Terapi water tepid sponge bath adalah salah satu terapi non-farmakologi yang efektif menurunkan suhu tubuh melalui mekanisme vasodilatasi, konduksi, dan evaporasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan terapi water tepid sponge bath terhadap termoregulasi pada An. M dengan febris di Ruang Mawar RSUD Kota Kendari. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu orang pasien An. M yang mengalami febris dengan masalah keperawatan hipertermia. Intervensi dilakukan selama empat hari (pagi dan sore) dengan durasi 30 menit setiap sesi menggunakan air hangat bersuhu 37°C–40°C yang diaplikasikan melalui teknik blok dan seka. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa sebelum dilakukan terapi, suhu tubuh pasien berada pada angka 39,0°C dengan kondisi kulit teraba hangat. Setelah dilakukan penerapan terapi water tepid sponge bath secara rutin selama empat hari, suhu tubuh pasien berangsur turun dan mencapai rentang normal yaitu 36,5°C pada hari keempat. Selain penurunan suhu tubuh, edukasi yang diberikan juga meningkatkan pemahaman keluarga dalam penanganan demam secara mandiri. Kesimpulan: Terapi water tepid sponge bath efektif dalam menurunkan suhu tubuh dan membantu menstabilkan termoregulasi pada anak yang mengalami febris. Metode ini aman dan mudah dilakukan, sebagai langkah awal penanganan demam pada anak di lingkungan rumah sakit maupun rumah tangga.
Kata Kunci: Febris, Anak, Termoregulasi, Water Tepid Sponge Bath.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari KTI KEP 2026
247B/KEP/2026
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI KEP 2026
Penerbit
Kendari : Poltekkes Kemenkes Kendari., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
P00320023047
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Anak
febris
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?