Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penerapan restrukturisasi kognitif terhadap status kognitif pada pasien Tn.S dengan perilaku kekerasan diruang melati rumah sakit jiwa prov sultra
Penanda Bagikan

Karya Tulis Mahasiswa

Penerapan restrukturisasi kognitif terhadap status kognitif pada pasien Tn.S dengan perilaku kekerasan diruang melati rumah sakit jiwa prov sultra

Ayu Sarah Samsul - Nama Orang; Fitri Wijayati - Nama Orang; Taamu - Nama Orang;

Latar Belakang: Perilaku kekerasan merupakan salah satu masalah keperawatan jiwa yang dapat menyebabkan penurunan status kognitif sehingga memengaruhi kemampuan berpikir, perhatian, memori, orientasi, dan pengendalian emosi. Terapi restrukturisasi kognitif merupakan intervensi keperawatan yang bertujuan mengubah pola pikir maladaptif menjadi lebih rasional dan adaptif. Tujuan: Mengetahui penerapan terapi restrukturisasi kognitif terhadap status kognitif pada pasien Tn. S dengan perilaku kekerasan di Ruang Melati Rumah Sakit Jiwa Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien. Pada hari pertama hingga hari ketiga dilakukan pemeriksaan status kognitif (pre-test) menggunakan Montreal Cognitive Assessment Indonesia (MOCA-Ina). Selanjutnya terapi restrukturisasi kognitif diberikan pada hari keempat hingga hari ketujuh satu kali sehari selama 15-30 menit. Evaluasi status kognitif (post-test) dilakukan pada hari kedelapan hingga hari kesepuluh menggunakan MoCA-Ina. Hasil: Skor MoCA meningkat dari 10 pada pre-test menjadi 28 pada post-test. Peningkatan terjadi pada domain visuospasial/eksekutif, penamaan, abstraksi, delayed recall, dan orientasi, sedangkan domain atensi dan bahasa masih menunjukkan gangguan ringan. Pasien tampak lebih tenang, kooperatif, mampu berpikir lebih rasional, serta tidak lagi menunjukkan perilaku mudah marah dan mengancam. Kesimpulan: Penerapan terapi restrukturisasi kognitif efektif meningkatkan status kognitif serta membantu mengendalikan perilaku kekerasan pada pasien. Kata Kunci: Restrukturisasi Kognitif, Status Kognitif, Perilaku Kekerasan, MoCA- Ina."


Ketersediaan
#
Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari KTI KEP 2026
285/KEP/2026
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI KEP 2026
Penerbit
Kendari : Poltekkes Kemenkes Kendari., 2026
Deskripsi Fisik
xviii, 117 hlm ; 20 x 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
P00320023104
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
status kognitif
perilaku kekerasan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?