Karya Tulis Mahasiswa
Gambaran Penerapan Terapi Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Ny. H Dengan Pasca Sectio Caesraea di Ruang Azalea RSUD Kota Kendari
Latar Belakang: Sectio Caesarea adalah tindakan mengeluarkan janin melalui insisi pada dinding abdomen dan uterus. Nyeri pasca operasi merupakan respons fisiologis akibat kerusakan jaringan, kontraksi uterus, dan ketegangan abdomen yang menyebabkan ketidaknyamanan serta keterbatasan mobilitas. Penanganan nyeri yang efektif diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan pemulihan pasien. Nyeri dapat ditangani secara farmakologis maupun nonfarmakologis, salah satunya dengan teknik relaksasi Benson. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran penerapan terapi relaksasi Benson terhadap penurunan tingkat nyeri pada Ny. H dengan pasca Sectio Caesarea di Ruang Azalea RSUD Kota Kendari. Manfaat: Hasil studi kasus dengan pemberian terapi relaksasi Benson ini diharapkan dapat menghasilkan tingkat nyeri menjadi menurun. Metode: Metode yang digunakan adalah desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada 1 pasien Ny. H dengan Sectio Caesarea dengan masalah keperawatan nyeri akut. Intervensi terapi relaksasi Benson diberikan selama 5 hari dengan frekuensi 2 kali sehari, selama 10 menit sesuai dengan SOP. Penilaian nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan lembar observasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat nyeri dari skala 6 (nyeri sedang) menjadi skala 1 (nyeri ringan), meringis dan sikap protektif dari meningkat menjadi menurun. Kesimpulan: Tingkat nyeri menurun pada pasien Ny. H dengan pemberian terapi relaksasi Benson selama 5 hari. Saran: Terapi relaksasi Benson dapat diterapkan sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam menurunkan tingkat nyeri pada Ny. H dengan pasca Sectio Caesarea. Kata Kunci: Sectio Caesarea, Terapi relaksasi Benson, Tingkat nyeri "
Tidak tersedia versi lain