Karya Tulis Mahasiswa
PENERAPAN TERAPI NON FARMAKOLOGIS STEAM INHALATION MINYAK KAYU PUTIH TERHADAP BERSIHIN JALAN NAFAS PADA A.N L DENGAN BRONCOPNEUMONIA DI RUANG MAWAR RSUD KOTA KENDARI
Latar Belakang: Bronkopneumonia merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas balita, dengan tren kasus yang meningkat di Indonesia dan RSUD Kota Kendari. Masalah klinis utamanya adalah ketidakefektifan bersihan jalan napas akibat penumpukan sekret. Terapi steam inhalation (hirup uap hangat) dengan minyak kayu putih menjadi alternatif nonfarmakologis yang aman untuk mengencerkan sekret. Tujuan: Mengetahui efektivitas terapi steam inhalation menggunakan uap air hangat dan minyak kayu putih untuk mengatasi masalah bersihan jalan napas pada anak dengan bronkopneumonia. Metode: Penelitian deskriptif studi kasus ini dilakukan pada 16–19 Mei 2026 di Ruang Mawar RSUD Kota Kendari. Subjek penelitian adalah seorang anak usia toddler (2 tahun 7 bulan) dengan bronkopneumonia. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan evaluasi pernapasan. Intervensi berupa inhalasi uap hangat dengan 1–2 tetes minyak kayu putih diberikan selama 10–15 menit, dua kali sehari selama tiga hari. Hasil: Sebelum intervensi, pasien mengalami takipnea (RR 57 x/menit), batuk produktif, dispnea, ronki, dan saturasi oksigen 94%. Setelah tiga hari terapi, kondisi klinis membaik signifikan sejak hari kedua dan stabil pada hari ketiga, dengan hasil akhir: RR turun menjadi 23 x/menit, dispnea dan ronki menghilang, sputum berkurang, serta saturasi oksigen meningkat menjadi 99%. Kesimpulan: Terapi steam inhalation dengan minyak kayu putih terbukti aman dan efektif dalam memperbaiki fungsi pernapasan serta mengatasi masalah bersihan jalan napas pada anak dengan bronkopneumonia. Kata Kunci: Steam Inhalation, Minyak Kayu Putih, Bersihan Jalan Napas, Bronkopneumonia, Toddler.
Tidak tersedia versi lain