Karya Tulis Mahasiswa
PENERAPAN TERAPI PIJAT ENDORFIN TERHADAP STATUS MENYUSUI PADA IBU POSTPARTUM PRIMIPARA Ny. N DI RUANG HAWILA EDEN RUMAH SAKIT UMUM DEWI SARTIKA KOTA KENDARI
Latar Belakang: Masa postpartum merupakan periode pemulihan setelah persalinan yang ditandai dengan berbagai perubahan fisiologis dan psikologis pada ibu, termasuk proses laktasi. Salah satu masalah yang sering dialami ibu postpartum primipara adalah menyusui tidak efektif akibat ketiakadekuatan suplai ASI yang ditandai dengan pengeluaran ASI yang masih sedikit, payudara bengkak, nyeri puting susu, serta kurangnya pengalaman dalam teknik menyusui. Terapi pijat endorfin merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat membantu meningkatkan rasa nyaman dan relaksasi pada ibu sehingga merangsang pelepasan hormon endorfin dan oksitosin yang berperan dalam pengeluaran ASI. Tujuan: Untuk mengetahui penerapan terapi pijat endorfin terhadap status menyusui pada ibu postpartum primipara Ny. N Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Metode: Rancangan studi kasus ini menggunakan metode deksriptif dengan pendekatan proses keperawatan menyusui tidak efektif berhubungan dengan ketidakadekuatan suplai ASI. Intervensi yang diberikan berupa terapi pijat endorfin selama 3 hari berturut-turut, yaitu tanggal 10 Juni 2026 sampai 12 Juni 2026, dengan durasi 15-20 menit setiap hari. Evaluasi dilakukan menggunakan indikator status menyusui dan lembar observasi LATCH. Hasil: Setelah diberikan terapi pijat endorfin selama 3 hari, terjadi peningkatan status menyusui pada Ny. N yang ditandai dengan peningkatan pengeluaran ASI, penurunan nyeri puting susu dari skala 5 menjadi skala 1, berkurangnya pembengkakan payudara, perbaikan posisi dan perlekatan bayi saat menyusu, serta meningkatnya kenyamanan dan kepercayaan diri ibu dalam menyusui bayinya. Kesimpulan: Terapi pijat endorfin dapat membantu meningkatkan status menyusui pada ibu postpartum primipara dengan masalah menyusui tidak efektif akibat ketidakadekuatan suplai ASI. Saran: Terapi pijat endorfin dapat diterapkan sebagai salah satu intervensi keperawatan mandiri nonfarmakologis untuk membantu meningkatkan status menyusui pada ibu postpartum, khususnya ibu primipara yang mengalami hambatan dalam proses menyusui. Kata Kunci : Terapi Pijat Endorfin; Status Menyusui; Ibu Nifas Primipara; Instrumen Penilaian LATCH
Tidak tersedia versi lain