Karya Tulis Mahasiswa
Penerapan Kombinasi Pursed-Lip Breathing Dan Diafragma Breathing Terhadap Pola Nafas Pada Ibu Hamil Asma Bronkial Ny.E di ruangan amarilis RSUD kota Kendari
Latar Belakang: Asma bronkial merupakan penyakit inflamasi kronis saluran napas yang ditandai dengan dispnea, wheezing, batuk, dan penggunaan otot bantu napas, sehingga berdampak signifikan terhadap kualitas hidup penderita. Penatalaksanaan nonfarmakologis berupa kombinasi latihan pursed-lip breathing (PLB) dan diafragma breathing (DB) berpotensi memperbaiki pola nafas secara efektif. Tujuan: Mengetahui penerapan kombinasi latihan PLB dan DB terhadap pola nafas pada pasien asma bronkial di RSUD Kota Kendari. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan satu subjek, yaitu Ny. E (42 tahun), pasien asma bronkial yang dirawat di RSUD Kota Kendari pada 15–19 Mei 2026. Intervensi diberikan satu kali sehari selama lima hari. Pola nafas dievaluasi menggunakan indikator SLKI meliputi dispnea, penggunaan otot bantu napas, pernapasan cuping hidung, dan saturasi oksigen (SpO2). Hasil: Terjadi perbaikan progresif pada seluruh indikator. Dispnea menurun dari sedang menjadi ringan, penggunaan otot bantu napas tidak terdeteksi pada hari ketiga, pernapasan cuping hidung menghilang, dan SpO2 meningkat dari 96% menjadi stabil 97–98% pada hari kelima. Simpulan: Kombinasi latihan PLB dan DB efektif memperbaiki pola nafas pasien asma bronkial. Saran: Intervensi ini disarankan diintegrasikan dalam asuhan keperawatan rutin, dengan penelitian lanjutan menggunakan sampel lebih besar dan desain eksperimental.
Kata Kunci: Asma bronkial, diafragma breathing, pola nafas, pursed-lip breathing
Tidak tersedia versi lain