Karya Tulis Mahasiswa
Gambaran penerapan pemberian teknik relaksasi nafas terhadap penurunan nyeri pada Tn. A post operasi apendiktomi di ruang sakura RSUD kota Kendari
Latar Belakang: Apendisitis yang berlanjut menjadi tindakan apendiktomi sering menimbulkan nyeri akut pada pasien pasca operasi akibat adanya insisi jaringan. Nyeri yang tidak terkontrol dapat mengganggu mobilitas, memperlambat proses pemulihan, serta meningkatkan respon stres fisiologis pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah teknik relaksasi nafas dalam, yang bekerja dengan meningkatkan relaksasi, memperbaiki oksigenasi, serta menurunkan stimulasi sistem saraf simpatis sehingga membantu penurunan intensitas nyeri. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien post operasi apendiktomi di RSUD Kota Kendari. Manfaat: Diharapkan teknik ini dapat menjadi alternatif intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri serta mendukung asuhan keperawatan yang lebih holistik. Metode: Studi kasus deskriptif pada pasien post operasi apendiktomi. Intervensi dilakukan melalui penerapan teknik relaksasi nafas dalam selama masa perawatan, dengan evaluasi menggunakan skala nyeri numerik serta observasi respons pasien. Hasil: Setelah penerapan teknik relaksasi nafas dalam, terjadi penurunan intensitas nyeri, pasien tampak lebih rileks, dan mampu mengontrol rasa nyeri lebih baik. Kesimpulan: Teknik relaksasi nafas dalam berkontribusi terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi apendiktomi. Saran: Perawat diharapkan dapat mengimplementasikan teknik relaksasi nafas dalam sebagai intervensi komplementer dalam manajemen nyeri post operasi.
Kata Kunci: Apendiktomi, Nyeri Post Operasi, Relaksasi Nafas Dalam
Tidak tersedia versi lain