Karya Tulis Mahasiswa
Gambaran Penerapan Pemberian Aromaterapi Peppermint Terhadap Penurunan Tingkat Nausea Pada Ny. N Dengan Diagnosa Hyperemesis Gravidarum Trimester Pertama Diruang Azalea Rsud Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.
Latar belakang: Hyperemesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah berlebihan pada trimester pertama dengan frekuensi > 10 kali dalam 24 jam. Kondisi ini beresiko bagi kesehatan ibu dan janin. Aromaterapi peppermint merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat menurunkan tingkat nausea. Tujuan: Mengetahui gambaran penerapan aromaterapi peppermint terhadap penurunan tingkat nausea pada Ny.N dengan hyperemesis gravidarum trimester pertama di ruang azalea RSUD Kota Kendari. Manfaat: setelah diberikan aromaterapi peppermint pada pasien hyperemesis gravidarum di harapkan tingkat nausea dapat menurun. Metode: Studi kasus deskriptif pada 1 orang subjek studi kasus yaitu Ny. N seorang primigravida (G1P0A0) dengan usia kehamilan 6 minggu dengan diagnosa medis hyperemesis gravidarum dan masalah keperawatan utama yaitu nausea, di berikan Intervensi berupa inhalasi minyak peppermint menggunakan diffuser, dengan takaran 7 tetes per 100 ml air selama 30 menit setiap sesi, dilakukan dua kali sehari yaitu pagi dan sore hari selama lima hari berturut-turut. Pengukuran intensitas mual diukur menggunakan Rhodes Index for Nausea, Vomiting and Retching (INVR) sebelum dan setelah setiap sesi inhalasi. Hasil: Setelah di berikan aromaterapi peppermint Terjadi penurunan skor INVR secara progresif dari 25 (kategori sangat berat) pada hari pertama menjadi 3 (kategori ringan) pada hari kelima dengan transisi kategori dari sangat berat ke berat, kemudian sedang, dan akhirnya ringan. Kesimpulan: Terjadi penurunan tingkat nausea pada Ny.N setelah di berikanaromaterapi peppermint menggunakan diffuser. Saran: Pemberian aromaterapi peppermint menggunakan diffuser dapat diterapkan sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam menurunkan tingkat nausea pada pasien hyperemesis gravidarum.
Kata Kunci: Aromaterapi peppermint, Hyperemesis Gravidarum, nausea, kehamilan trimester pertama, intervensi non-farmakologis.
Tidak tersedia versi lain