Karya Tulis Mahasiswa
Penerapan Kombinasi Terapi Validasi Dan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Ansietas Siswa Remaja An. A Yang Mengalami Kecanduan Smartphone Di Sma Negeri 1 Kendari
Latar Belakang: Kecanduan smartphone pada remaja merupakan masalah perilaku yang dapat memicu gangguan psikologis berupa ansietas, terutama ketika penggunaan perangkat dibatasi. Kondisi ini ditandai dengan gelisah, takut tertinggal informasi, serta ketergantungan emosional terhadap smartphone. Dibutuhkan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif untuk membantu menurunkan tingkat ansietas pada remaja. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan kombinasi terapi validasi dan relaksasi otot progresif dalam menurunkan ansietas pada siswa remaja dengan kecanduan smartphone di SMA Negeri 1 Kendari. Manfaat: Diharapkan intervensi ini dapat membantu meningkatkan kemampuan regulasi emosi remaja serta menurunkan tingkat ansietas secara mandiri melalui pendekatan komunikasi terapeutik dan teknik relaksasi fisik. Metode: Studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada satu siswa remaja (An. A). Intervensi dilakukan selama 5 hari, terdiri dari terapi validasi pada hari 1–3 dan relaksasi otot progresif pada hari 4–5. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pengukuran DASS-21. Hasil: Terdapat penurunan tingkat ansietas, peningkatan kemampuan kontrol emosi, serta penurunan gejala gelisah dan ketergantungan smartphone. Kesimpulan: Kombinasi terapi validasi dan relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan ansietas pada remaja dengan kecanduan smartphone.
Kata Kunci: Ansietas, Kecanduan Smartphone, Terapi Validasi, Relaksasi Otot Progresif, Remaja.
Tidak tersedia versi lain