Karya Tulis Mahasiswa
Penerapan Terapai Relaksasi Napas Dalam Terhadap Perubahan Tingkat Nyeri Epigastrium Pada Tn.A dengan Gastritis di Wilayah UPTD Puskesmas Poasia
Latar Belakang : Gastritis adalah peradangan pada lapisan dalam lambung yang menimbulkan rasa tidak nyaman di perut bagian atas, mual, muntah, serta pusing. Manifestasi klinis utama yang paling sering dirasakan dan dikeluhkan oleh penderita gastritis adalah nyeri epigastrium (ulu hati) akibat iritasi mukosa lambung yang mengalami peningkatan sekresi asam lambung. Dampak dari nyeri yang berulang dapat memengaruhi pola aktivitas, memicu respons stres, serta mengganggu pola istirahat tidur pasien. Salah satu penatalaksanaan non-farmakologis mandiri perawat yang efektif, praktis, dan tanpa alat medis untuk meredakan nyeri ini adalah dengan memberikan teknik terapi relaksasi napas dalam. Tujuan : Memberikan gambaran penerapan terapi relaksasi napas dalam terhadap penurunan tingkat nyeri epigastrium pada pasien gastritis di Puskesmas Poasia. Manfaat : Diharapkan setelah diberikan terapi relaksasi napas dalam pada pasien gastritis dapat menghasilkan tingkat nyeri yang membaik (menurun). Metode : Studi kasus deskriptif pada 1 orang subjek pasien dewasa (Tn. A, usia 62 tahun) dengan diagnosis medis gastritis dan masalah keperawatan utama nyeri akut yang diberikan intervensi terapi relaksasi napas dalam. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan instrumen Numeric Rating Scale (NRS) sebelum (pretest) dan sesudah (posttest)setiap sesi intervensi selama 3 hari berturut-turut (pagi dan siang) dengan durasi 10–15 menit per sesi. Hasil : Hasil ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat nyeri sehingga evaluasi ini dapat disimpulkan bahwa terapi relaksasi relaksasi napas dalam yang telah diberikan menunjukkan tingkat nyeri yang mengalami penurunan dari skala nyeri 6 (nyeri sedang) menjadi skala nyeri 1 (nyeri ringan). Kesimpulan : Penerapan terapi relaksasi napas dalam selama 3 hari terbukti efektif menurunkan tingkat nyeri epigastrium secara signifikan dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala nyeri 1 (ringan) pada pasien Tn. A dengan gastritis. Saran : Perawat diharapkan dapat mengoptimalkan edukasi dan menerapkan terapi relaksasi napas dalam ini sebagai salah satu intervensi mandiri non-farmakologis yang rutin untuk menurunkan tingkat nyeri.
Kata Kunci : Gastritis, Nyeri Epigastrium, Terapi Relaksasi Napas Dalam.
Tidak tersedia versi lain