Karya Tulis Mahasiswa
Gambaran Penerapan Teknik Pernapasan Buteyko Terhadap Pertukaran Gas Pada An. I Dengan Bronkopneumonia Di Ruang Mawar RSUD Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara
Latar Belakang: Bronkopneumonia merupakan salah satu infeksi saluran pernapasan bawah yang sering terjadi pada anak dan menjadi penyebab utama gangguan pertukaran gas akibat proses inflamasi pada bronkus dan alveoli. Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan frekuensi napas, sesak napas, penggunaan otot bantu pernapasan, serta penurunan saturasi oksigen yang berdampak pada pemenuhan kebutuhan oksigen tubuh. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu memperbaiki pola pernapasan dan meningkatkan efisiensi ventilasi paru adalah teknik pernapasan Buteyko. Manfaat: Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan ilmu keperawatan, mendukung penerapan intervensi nonfarmakologis di rumah sakit, serta meningkatkan pengetahuan keluarga pasien mengenai manajemen gangguan pernapasan pada anak. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan teknik pernapasan Buteyko terhadap pertukaran gas pada anak dengan bronkopneumonia di RSUD Kota Kendari. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada satu orang subjek studi kasus yaitu An.I dengan usia 5 tahun yang mengalami bronkopneumonia dengan masalah keperawatan gangguan pertukaran gas. Intervensi teknik pernapsasan buteyko diberikan selama 6 hari, dengan frekuensi dua kali sehari, dan durasi 15 menit setiap sesi. Hasil: Setelah diberikan teknik pernapasan buteyko maka terjadi penurunan frekuensi napas dari 42 kali/menit menjadi 37 kali/menit dan peningkatan saturasi oksigen dari 76% menjadi 99%. Kesimpulan: Teknik pernapasan Buteyko efektif membantu meningkatkan pertukaran gas pada anak dengan bronkopneumonia yang ditandai dengan perbaikan frekuensi napas dan saturasi oksigen.
Kata kunci: Bronkopneumonia, Teknik Pernapasan Buteyko, Pertukaran Gas, Saturasi Oksigen, Frekuensi Napas.
Tidak tersedia versi lain