Karya Tulis Mahasiswa
GAMBARAN PENERAPAN MOBILITAS DINI TERHADAP MOBILITAS FISIK PADA PASIEN TN.L DENGAN POST OPERASI APENDIKTOMI DI RUANG MELATI RSUD KOTA KENDARI
Latar Belakang: Pasien post operasi apendiktomi sering mengalami gangguan mobilitas fisik akibat nyeri dan keterbatasan gerak setelah pembedahan. Kondisi ini dapat menyebabkan kekakuan otot, penurunan kekuatan otot, gangguan sirkulasi, serta memperlambat proses pemulihan apabila mobilisasi dini tidak dilakukan. Dukungan mobilisasi dini merupakan salah satu intervensi keperawatan yang dapat membantu meningkatkan mobilitas fisik pasien. Tujuan: Mengetahui gambaran mobilitas fisik pada pasien post operasi apendiktomi sebelum dan setelah diberikan dukungan mobilisasi dini di Ruang Melati RSUD Kota Kendari. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien Tn. L sesuai dengan kriteria dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik, intervensi dukungan mobilisasi dini diberikan satu kali sehari selama 5 hari dan dievaluasi sebelum serta sesudah tindakan. Hasil: Setelah diberikan dukungan mobilisasi dini, terjadi peningkatan mobilitas fisik yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan menggerakkan ekstremitas, serta kemampuan mengubah posisi, duduk, berdiri, dan berjalan secara mandiri. Dengan kriteria hasil gerakan terbatas dari menurun menjadi meningkat, dan kelemahan fisik dari menurun menjadi meningkat. Kesimpulan: Dukungan mobilisasi dini efektif meningkatkan mobilitas fisik dan membantu mempercepat pemulihan pasien post operasi apendiktomi. Saran : Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perawat dalam penerapan mobilisasi dini serta meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan pada pasien pasca operasi.
Kata Kunci: Apendiktomi, Dukungan Mobilisasi Dini, Mobilitas Fisik.
Tidak tersedia versi lain