Karya Tulis Mahasiswa
Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Pencegahan Risiko Luka Tekan (Dekubitus) Pada Pasien Tn. J Stroke Non-Hemoragik Rawat Jalan Di Poli Saraf RSUD Kota Kendari.
Latar Belakang: Stroke non-hemoragik dapat menyebabkan keterbatasan mobilitas yang meningkatkan risiko terjadinya luka tekan (dekubitus). Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah mobilisasi dini melalui perubahan posisi tubuh secara teratur. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan mobilisasi dini terhadap pencegahan risiko luka tekan pada pasien stroke non hemoragik. Manfaat: Diharapkan mobilisasi dini dapat membantu mempertahankan integritas kulit dan mencegah terjadinya luka tekan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan metode studi kasus pada 1 pasien stroke non-hemoragik di Poli Saraf RSUD Kota Kendari. Intervensi berupa mobilisasi dini melalui perubahan posisi miring kanan dan miring kiri setiap 2 jam selama 3 hari. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil: Setelah diberikan intervensi mobilisasi dini selama 3 hari, elastisitas kulit, hidrasi kulit, dan perfusi jaringan yang pada hari pertama dan kedua berada pada skor 2 meningkat menjadi skor 3 pada hari ketiga sore. Selama observasi tidak ditemukan kemerahan, lecet, maupun tanda-tanda luka tekan. Kesimpulan: Mobilisasi dini membantu mempertahankan integritas kulit dan mencegah risiko luka tekan pada pasien stroke non hemoragik. Saran: Perawat diharapkan dapat menerapkan mobilisasi dini secara teratur sebagai upaya pencegahan luka tekan pada pasien stroke non-hemoragik.
Kata Kunci: stroke non-hemoragik, mobilisasi dini, luka tekan, dekubitus, integritas kulit.
Tidak tersedia versi lain