Karya Tulis Mahasiswa
Penerapan proper positioning terjadwal untuk mencegah pressure injury pada pasien Ny. H dengan stroke non hemoragik di rsud kota kendari
Latar Belakang: Stroke non hemoragik dapat menyebabkan keterbatasan mobilitas dan tirah baring berkepanjangan yang meningkatkan risiko pressure injury akibat tekanan terus- menerus pada area penonjolan tulang. Tujuan: Mengetahui gambaran pencegahan pressure injury pada pasien stroke non hemoragik melalui penerapan proper positioning terjadwal. Metode: Studi kasus deskriptif pada Ny. H di RSUD Kota Kendari. Intervensi berupa perubahan posisi supinasi, miring kanan 30°, dan miring kiri 30° setiap 2 jam selama 7 hari. Evaluasi dilakukan menggunakan skor Braden, perfusi jaringan, nyeri, kemerahan, dan integritas kulit. Hasil: Setelah intervensi, skor Braden meningkat dari 13 (risiko sedang) menjadi 15 (risiko rendah). Perfusi jaringan tetap normal dengan waktu pengisian kapiler ? 3 detik, nyeri berada pada kategori ringan, tidak ditemukan kemerahan pada area penonjolan tulang, dan integritas kulit tetap utuh tanpa tanda pressure injury selama periode intervensi. Kesimpulan: Proper positioning terjadwal membantu mencegah pressure injury pada pasien stroke non hemoragik dengan mempertahankan integritas kulit dan menurunkan tingkat risiko luka tekan. Saran: Proper positioning terjadwal dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam upaya pencegahan pressure injury pada pasien stroke non hemoragik yang mengalami keterbatasan mobilitas.
Kata Kunci: Stroke Non Hemoragik, Proper Positioning, Pressure Injury, Skala Braden.
Tidak tersedia versi lain