Karya Tulis Mahasiswa
PERBEDAAAN KADAR UREUM ANTARA PEROKOK ELEKTRIK DENGAN NON-PEROKOK PADA REMAJA DI KOTA KENDARI
Pendahuluan: Masa remaja merupakan peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang melibatkan perubahan fisik, mental, psikososial dan gaya hidup salah satunya merokok. kini sedang tren di kalangan remaja rokok elektrik yang mengandung nikotin, propilen glikol, gliserin, serta berbagai zat kimia yang secara tidak langsung berpotensi menimbulkan kerusakan nefron dan mempengaruhi fungsi ginjal seperti ureum. Tujuan: Mengetahui perbedaan kadar ureum antara perokok elektrik dan non-perokok pada remaja di Kota Kendari. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang terdiri dari remaja perokok elektrik dan remaja non-perokok, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar ureum dilakukan pada sampel serum menggunakan metode enzimatik dengan alat fotometer Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari. Hasil: Penelitian ini menggunakan uji beda T tidak berpasangan dengan rata-rata kadar ureum dengan rerata 30,43 mg/dL dan non-perokok dengan rerata 33,42 mg/dL dengan nilai signifikan p = 0,265 Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan kadar ureum yang signifikan antara remaja perokok elektrik dan non-perokok di Kota Kendari.
Kata Kunci: Ureum, Remaja, status rokok elektrik dan non-perokok.
Tidak tersedia versi lain