Karya Tulis Mahasiswa
Gambaran Pola Makan, Status Gizi Dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Poli Penyakit Dalam RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) Tipe II merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan serius baik di tingkat global maupun nasional. Pengendalian kadar glukosa darah pada pasien DM Tipe II sangat dipengaruhi oleh pilar penatalaksanaan gizi, termasuk manajemen pola makan dan pemantauan status gizi. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pola makan, status gizi, dan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe II rawat jalan di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survei yang dilaksanakan di Poli Penyakit Dalam RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara pada bulan Juni 2026. Sampel penelitian berjumlah 46 pasien DM Tipe II yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data pola makan diperoleh melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), status gizi dinilai berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), dan kadar glukosa darah diperoleh melalui pemeriksaan Glukosa Darah Sewaktu (GDS). Analisis data menggunakan analisis univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase Hasil: Berdasarkan status gizi, mayoritas responden memiliki status gizi normal yaitu sebesar 58,7% (27 orang), diikuti overweight sebesar 28,3% (13 orang), dan berat badan kurang sebesar 13,0% (6 orang). Berdasarkan kadar glukosa darah sewaktu, sebagian besar responden memiliki kadar glukosa darah tidak terkontrol (>200 mg/dL) yaitu 54,3% (25 orang), sedangkan 45,7% (21 orang) memiliki kadar glukosa darah terkontrol (?200 mg/dL). Ditinjau dari pola makan, sebagian besar pasien (52,2%) masuk dalam kategori pola makan kurang Kesimpulan: Sebagian besar pasien DM Tipe II rawat jalan di RSUD Bahteramas memiliki pola makan kategori kurang dan kadar glukosa darah sewaktu yang tidak terkontrol, meskipun secara antropometri mayoritas memiliki status gizi normal. Diperlukan peningkatan edukasi gizi secara berkelanjutan serta kepatuhan terhadap pola makan seimbang (jumlah, jadwal, jenis) untuk membantu pengendalian kadar glukosa darah pasien.
Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe II, pola makan, status gizi, kadar glukosa darah,
Tidak tersedia versi lain