Karya Tulis Mahasiswa
Identifikasi Telur Soil Transmitted Helminth (STH) Pada Feses Anak Menggunakan Metode Flotasi Di SDN 2 Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe
Pendahuluan: Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan cacing parasit yang ditularkan kepada manusia melalui kontak dengan telur atau larva yang terdapat pada tanah yang terkontaminasi. Jenis Soil Transmitted Helminth (STH) yang umum meliputi cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing cambuk (Trichuris trichiura), dan cacing tambang (Ancylostoma duodenale dan Necator americanus). Tujuan: Untuk mengidentifikasi telur Soil Transmitted Helminth (STH) pada feses anak di SDN 2 Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe menggunakan metode flotasi. Metode: Jenis penelitian ini deskriptif observasional yang dilaksanakan padatanggal 27 April - 11 Juni 2026 di Laboratorium Parasitologi, Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Kendari. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh berasal dari data primer dan sekunder dengan menggunakan lembar persetujuan dan kuesioner. Hasil: Dari 30 sampel feses yang diperiksa, ditemukan satu sampel (3%) positif mengandung telur Ascaris lumbricoides bentuk decorticated, sedangkan 29 sampel (97%) menunjukkan hasil negatif terhadap telur Soil Transmitted Helminth (STH). Kesimpulan: Pemeriksaan feses anak SDN 2 Toronipa menggunakan metode flotasi menunjukkan satu sampel (3%) positif mengandung telur Ascaris lumbricoides bentuk decorticated, sedangkan 29 sampel (97%) menunjukkan hasil negatif terhadap telur Soil Transmitted Helminth (STH).
Kata kunci: Soil Transmitted Helminth (STH), feses, metode flotasi.
Tidak tersedia versi lain