Karya Tulis Mahasiswa
Gambaran Jumlah Leukosit dan Eritrosit pada Pasien Kanker Serviks di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara
Pendahuluan: Kanker serviks dapat memengaruhi kondisi hematologi, khususnya jumlah leukosit dan eritrosit. Perubahan leukosit dapat disebabkan oleh inflamasi, infeksi, atau terapi, sedangkan penurunan eritrosit dapat berkaitan dengan perdarahan kronis dan gangguan pembentukan sel darah merah. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran jumlah leukosit dan eritrosit pada pasien kanker serviks di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian deskriptif non-eksperimental dilaksanakan di Laboratorium Patologi Klinik RSUD Bahteramas pada 28 Januari-05 Maret 2026. Populasi berjumlah 88 pasien dengan sampel 50 pasien yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pemeriksaan dilakukan menggunakan Hematology Analyzer dan data dianalisis secara deskriptif berdasarkan frekuensi, persentase, nilai minimum, maksimum, dan rata-rata. Hasil: Kelompok usia terbanyak adalah 36-45 tahun sebanyak 20 pasien (40%). Leukosit rendah 17 pasien (34%), normal 17 pasien (34%), dan tinggi 16 pasien (32%). Eritrosit rendah sebanyak 32 pasien (64%), normal 16 pasien (32%), dan tinggi 2 pasien (4%). Sebanyak 28 pasien (56%) berada pada Stadium II. Rata-rata leukosit 10,83×10³/µL (1,81-55,44×10³/µL) dan eritrosit 3,74×10?/µL (0,69- 5,26×10?/µL). Kesimpulan: Mayoritas pasien memiliki eritrosit rendah (64%) dan leukosit di luar nilai normal (66%), serta berada pada Stadium II. Pemeriksaan leukosit dan eritrosit penting untuk memantau kondisi klinis pasien.
Kata Kunci: Kanker Serviks, Leukosit, Eritrosit, Hematology Analyzer, RSUD Bahteramas.
Tidak tersedia versi lain