Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Identifikasi Telur Cacing Soil Transmitted Helminth (STH) Pada Anak Di Wilayah Kelurahan Ngapaaha Kecamatan Tinanggea Menggunakan Metode Flotasi
Penanda Bagikan

Karya Tulis Mahasiswa

Identifikasi Telur Cacing Soil Transmitted Helminth (STH) Pada Anak Di Wilayah Kelurahan Ngapaaha Kecamatan Tinanggea Menggunakan Metode Flotasi

Febrianti - Nama Orang; Reni Yunus - Nama Orang; Trees - Nama Orang;

Pendahuluan : Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) adalah penyakit kecacingan yang ditularkan melalui tanah serta menyerang saluran pencernaan manusia dan paling sering ditemukan pada anak-anak usia sekolah dasar. Infeksi STH masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia. Spesies cacing yang termasuk dalam kelompok STH adalah Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, serta cacing tambang (Ancylostoma duodenale dan Necator americanus). Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan telur cacing STH pada sampel feses anak usia 5–11 tahun di Kelurahan Ngapaaha menggunakan metode flotasi. Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan pendekatan uji laboratorium. Menggunakan metode flotasi, sampel dalam penelitian ini adalah 30 anak usia 5-11 tahun di Kelurahan Ngapaaha. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil : Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 30 sampel anak diketahui bahwa sebanyak 3 sampel (10%) positif mengandung telur cacing STH, sedangkan 27 sampel (90%) negatif. Jenis telur cacing STH yang terdapat pada sampel posistif adalah Ascaris lumbricoides dengan bentuk (fertile dan decorticated) serta Trichuris trichiura. Kesimpulan : Dari 30 sampel feses teridentifikasi 3 sampel positif (10%), mengandung telur cacing STH sedangkan 27 sampel negatif (90%) tidak mengandung telur cacing STH.
Kata Kunci: Telur cacing, Soil transmitted helminth (STH), Anak, Metode flotasi.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari KTI TLM 2026
178/TLM/2026
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI TLM 2026
Penerbit
Kendari : Poltekkes Kemenkes Kendari., 2026
Deskripsi Fisik
xvi, 62 hlm, 20x29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
P00341023136
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
metode flotasi
Telur cacing
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?