Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Karya Tulis Mahasiswa

HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI DAUN KELOR DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA SEKOLAH DASAR (6–12 TAHUN) DI KELURAHAN GUNUNG JATI KOTA KENDARI

Adinda ramadhani - Nama Orang; RITA IRMA - Nama Orang; Astati - Nama Orang;

Latar Belakang: Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu pangan lokal yang kaya akan protein, vitamin, mineral, dan antioksidan yang berpotensi mendukung pertumbuhan serta status gizi anak. Namun, hubungan antara kebiasaan konsumsi daun kelor dengan status gizi anak usia sekolah masih perlu dikaji lebih lanjut Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh anak usia 6–12 tahun di Kelurahan Gunung Jati Kota Kendari sebanyak 253 anak. Sampel berjumlah 155 anak yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data kebiasaan konsumsi daun kelor dikumpulkan melalui wawancara menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan data status gizi diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan ? = 0,05. Hasil: Sebagian besar responden sering mengonsumsi daun kelor (64,5%). Status gizi berdasarkan BB/U menunjukkan 65,8% anak berada pada kategori berat badan kurang, 29,7% normal, dan 4,5% gizi lebih. Berdasarkan TB/U, sebanyak 45,8% anak memiliki tinggi badan normal, 39,4% pendek, dan 14,8% tinggi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi daun kelor dengan status gizi berdasarkan BB/U (p=0,067) maupun TB/U (p=0,113). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi daun kelor dengan status gizi berdasarkan indeks BB/U dan TB/U pada anak usia 6–12 tahun di Kelurahan Gunung Jati Kota Kendari. Status gizi anak dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti asupan energi dan protein, penyakit infeksi, kondisisosial ekonomi, dan faktor genetik
Kata Kunci: Daun Kelor, Kebiasaan Konsumsi, Status Gizi, BB/U, TB/U, Anak Usia Sekolah..


Ketersediaan
#
Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari SKR GIZI 2026
195/GIZI/2026
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR GIZI 2026
Penerbit
Kendari : Poltekkes Kemenkes Kendari., 2026
Deskripsi Fisik
xvi, 60 hlm, 20 x 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
P00313022059
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Daun Kelor
Kebiasaan Konsumsi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?