Karya Tulis Mahasiswa
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI DESA WINNING KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON
Pendahuluan: hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal di indonesia. Faktor psikologis seperti stres dan ganguan fisiologis seperti kualitas tidur yang buruk di ketahui dapat memicu ketidaksimbangan sistem saraf otonom yang berkontribusi pada peningkatan tekanan darah selama masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di desa winning, kecamatan pasarwajo, kabupaten Buton. Metode: jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil di desa winning yang berjumlah 34 orang . Sampel dipilih mengunakan tehnik total sampling dengan jumpalh sampel 34 orang. Pengukuran kualitas tidur mengunakan kuesioner Pittsburgh sleep quality index( PSQI), tingkat stres di ukur dengan kuesioner parceived stress scale(PSS-14),dan kejadian hipertensi di ukur mengunakan sphygmomanometer. Analisis data di lakukan secara univariat dan bivariat mengunakan uji shi- square. Hasil: hasil uji univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kualitas tidur yang baik(58,8%) tingkat stres yang rendah(30,9%) dan tidak mengalami hipertensi(70,6%) hasil uji bivariat mengunakan Chi-Square menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kejadian hipertensi dengan nilai p-value=0,002 (p< 0,05). Selain itu terdapat hubunngan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil dengan nilai p-value= 0,000(p
Tidak tersedia versi lain