Karya Tulis Mahasiswa
Hubungan Persepsi Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Di Wilayah Kerja BLUD UPTD Puskesmas Ranomeeto
Pendahuluan: Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu maupun janin. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah dengan mengonsumsi tablet tambah darah secara teratur. Namun, kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah dapat dipengaruhi oleh persepsi ibu hamil terhadap anemia dan manfaat konsumsi tablet tambah darah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III awal di wilayah kerja BLUD UPTD Puskesmas Ranomeeto, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner persepsi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah serta data kadar hemoglobin dari pemeriksaan ibu hamil. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (? = 0,05). Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara persepsi kerentanan dengan kejadian anemia (p = 0,618), persepsi keparahan dengan kejadian anemia (p = 0,280), dan persepsi manfaat dengan kejadian anemia (p = 0,082). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi hambatan dengan kejadian anemia (p = 0,004) serta terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia (p = 0,000).
Kata Kunci : persepsi,kepatuhan,tablet tambah darah,anemia,ibu hamil
Tidak tersedia versi lain