Karya Tulis Mahasiswa
Perbedaan Kadar Low Density Lipoprotein (LDL) pada Remaja dengan Status Gizi Normal dan Obesitas di Kota Kendari
Pendahuluan: Remaja merupakan masa pertumbuhan yang ditandai dengan perubahan fisik dan kebutuhan gizi yang meningkat. Status gizi yang tidak normal terutama obesitas berkaitan dengan peningkatan kadar LDL yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar Low Density Lipoprotein (LDL) pada remaja dengan status gizi normal dan obesitas di Kota Kendari. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Sebanyak 50 sampel digunakan terbagi atas remaja status gizi normal dan obesitas yang teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan metode pengukuran berdasarkan Z-Score IMT/U. Kadar LDL dalam serum diukur menggunakan metode fotometri. Hasil: Pada penelitian ini menggunakan uji beda Mann–Whitney U. Rata-rata kadar LDL pada kelompok remaja dengan status gizi obesitas lebih tinggi (142,32 mg/dL) dibandingkan dengan kelompok remaja dengan status gizi normal (110,60 mg/dL) dengan nilai signifikan (p < 0,001). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar LDL antara kelompok dengan status gizi normal dan kelompok dengan status gizi obesitas pada subjek remaja di Kota Kendari.
Kata Kunci: status gizi, obesitas, remaja, kadar LDL.
Tidak tersedia versi lain