Karya Tulis Mahasiswa
Identifikasi Telur Soil Transmitted Helminth (STH) pada Anak di Wilayah Kecamatan Wonggeduku Barat Menggunakan Metode Natif (Direct Slide)
Pendahuluan : Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan kelompok cacing nematoda usus yang penularannya melalui tanah. Infeksi STH masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada anak-anak, karena berkaitan dengan rendahnya hygiene perorangan dan sanitasi lingkungan. Anak usia 3-10 tahun merupakan kelompok yang rentan terinfeksi akibat kebiassan bermain di tanah, tidak menggunakan alas kaki, serta kurang menjaga kebersihan diri. Tujuan : Untuk mengetahui adanya telur Soil Transmitted Helminth (STH) pada feses anak di Wilayah Kecamatan Wonggeduku Barat. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan pada tanggal 25 Mei-09 Juni 2026. Sampel penelitian adalah feses dari 30 anak usia 3-10 tahun di Kecamatan Wonggeduku Barat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Identifikasi telurndilakukan di Laboratorium Parasitologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Kendari menggunakan metode natif (direct slide). Hasil : Sampel menunjukkan pravelensi anak yang terinfeksi telur STH sebanyak 12 anak (40%) sampel positif, sementara itu, sebagian besar sampel sebanyak 18 anak (60%) sampel negatif. Kesimpulan : Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa identifikasi telur STH pada anak di Kecamatan Wonggeduku Barat ditemukan sebanyal 12 sampel (40%) positif jenis Ascaris Lumbricoides dan 18 sampel (60%) negatif tidak ditemukan telur STH.
Kata Kunci :STH, anak, metode natif
Tidak tersedia versi lain