Karya Tulis Mahasiswa
OPTIMASI KONSENTRASI PEWARNA STERNHEIMER-MALBIN PADA PEMERIKSAAN SITOLOGI URINE PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Optimasi Konsentrasi Pewarna Sternheimer- Malbin pada Pemeriksaan Sitologi Urine Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurusan D-III Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Kendari yang dibimbing oleh Ahmat Rediansya Putra dan Aulia Rachma. Pendahuluan: Pemeriksaan sitologi urine digunakan untuk mengamati komponen sedimen urine secara mikroskopis. Pada pasien gagal ginjal kronik, perubahan fungsi ginjal dapat memengaruhi komposisi sedimen urine sehingga kualitas pewarnaan menjadi faktor penting dalam pengamatan morfologi sel. Sternheimer- Malbin merupakan pewarna yang digunakan untuk meningkatkan kontras inti dan sitoplasma sel, namun konsentrasi pewarna yang berbeda dapat memengaruhi kualitas pewarnaan sehingga perlu dilakukan optimasi. Tujuan: Untuk mengetahui konsentrasi Sternheimer-Malbin yang optimal pada pewarnaan sitologi urine. Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 31 pasien gagal ginjal kronik yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Sampel urine diperiksa menggunakan pewarna Sternheimer Malbin konsentrasi 100% dan 50%. Penilaian dilakukan terhadap intensitas warna sel epitel menggunakan aplikasi ImageJ dan dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil: Pewarna Sternheimer-Malbin konsentrasi 100% menghasilkan kualitas pewarnaan sitologi urine yang lebih baik dibandingkan konsentrasi 50%. Pada konsentrasi 100%, inti sel epitel tampak lebih jelas berwarna ungu tua hingga ungu kebiruan, sedangkan sitoplasma tampak merah muda hingga merah jingga. Pada konsentrasi 50%, inti dan sitoplasma masih teramati, namun intensitas warnanya lebih rendah sehingga morfologi sel kurang tegas. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara intensitas warna sel epitel pada konsentrasi 100% dan 50% dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Konsentrasi pewarna Sternheimer-Malbin 100% merupakan konsentrasi paling optimal dalam menghasilkan kualitas pewarnaan sitologi urine pasien gagal ginjal kronik, sedangkan konsentrasi 50% dapat digunakan sebagai alternatif untuk efisiensi reagen. Kata Kunci: Sitologi, urine, epitel.
Tidak tersedia versi lain