Karya Tulis Mahasiswa
HUBUNGAN ERITROSIT TERHADAP HEMOGLOBIN PADA PASIEN HIPERTIROID DI RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Hipertiroid merupakan gangguan fungsi tiroid yang dapat memengaruhi proses metabolisme dan hematopoiesis, termasuk jumlah eritrosit dan kadar hemoglobin. Pemeriksaan eritrosit dan hemoglobin diperlukan untuk mengetahui kondisi hematologis pada pasien hipertiroid. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, menginterprestasikan hasil pemeriksaan eritrosit dan hemoglobin, serta menganalisis hubungan eritrosit terhadap hemoglobin pada pasien hipertiroid di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 50 pasien hipertiroid menggunakan teknik purposive sampling. data eritrosit dan hemoglobin diperoleh dari hasil pemeriksaan menggunakan hematology analyzer. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi spearman rank setelah dilakukan uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil : Dari 50 pasien, sebanyak 39 pasien (78,0%) memiliki jumlah eritrosit normal, 8 pasien (16,0%) rendah, dan 3 pasien (6,0%) tinggi. Kadar hemoglobin normal ditemukan pada 33 pasien (66,0%), 15 pasien (30,0%) rendah, dan 2 pasien (4,0%) tinggi. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai rs = 0,499 dengan nilai signifikan 0,010 (p
Tidak tersedia versi lain