Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kendari

NPP : 7471102C0000001

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of DAYA TERIMA COOKIES BROKOLI SEBAGAI CEMILAN SEHAT
Penanda Bagikan

Karya Tulis Mahasiswa

DAYA TERIMA COOKIES BROKOLI SEBAGAI CEMILAN SEHAT

WINDA ARISTA AYU - Nama Orang;

Latar belakang : Diversifikasi pangan merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui pemanfaatan bahan pangan bergizi tinggi. Brokoli merupakan sayuran yang kaya akan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol. Namun, konsumsi brokoli masih relatif rendah karena tidak semua masyarakat menyukai bentuk dan rasanya. Oleh karena itu, brokoli diolah menjadi tepung dan dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan cookies agar menjadi produk pangan yang lebih praktis, bergizi, serta memiliki daya terima yang baik sebagai camilan alternatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat penerimaan panelis terhadap cookies dengan penambahan tepung brokoli pada beberapa formulasi.
Metode : Penelitian menggunakan metode kuantitatif menggunakan kuesioner dengan tiga formulasi cookies, yaitu P0 (tanpa tepung brokoli), P1 (50 gram tepung brokoli), dan P2 (100 gram tepung brokoli). Uji organoleptik dilakukan terhadap 30 panelis dengan menilai warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala hedonik.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi P0 memperoleh tingkat kesukaan tertinggi dengan nilai rata-rata 4,44, diikuti P1 sebesar 3,12 dan P2 sebesar 2,72. Semakin banyak penambahan tepung brokoli, semakin menurun tingkat penerimaan panelis karena memengaruhi warna, aroma, rasa, dan tekstur cookies. Namun, formulasi P1 masih cukup diterima sebagai alternatif cookies yang lebih bergizi. Kesimpulan : Cookies tanpa penambahan tepung brokoli (P0) merupakan formulasi yang paling disukai panelis. Penambahan tepung brokoli dalam jumlah tinggi menurunkan daya terima, sedangkan penambahan 50 gram (P1) masih dapat diterima dan berpotensi dikembangkan sebagai cookies fungsional.
Saran : Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan variasi formulasi tepung brokoli yang lebih beragam untuk memperoleh keseimbangan terbaik antara nilai gizi dan daya terima.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari KTI GIZI 2026
141/GIZI/2026
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI GIZI 2026
Penerbit
Kendari : Prodi D-III Gizi Poltekkes Kemenkes Kendari., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
P00331023024
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Brokoli
Tepung Tapioka
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Penulis, Winda Arista Ayu ; Pembimbing I, La Banudi ; Pembimbing II, Petrus
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kendari
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?