Karya Tulis Mahasiswa
DAYA TERIMA COOKIES BROKOLI SEBAGAI CEMILAN SEHAT
Latar belakang : Diversifikasi pangan merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui pemanfaatan bahan pangan bergizi tinggi. Brokoli merupakan sayuran yang kaya akan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol. Namun, konsumsi brokoli masih relatif rendah karena tidak semua masyarakat menyukai bentuk dan rasanya. Oleh karena itu, brokoli diolah menjadi tepung dan dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan cookies agar menjadi produk pangan yang lebih praktis, bergizi, serta memiliki daya terima yang baik sebagai camilan alternatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat penerimaan panelis terhadap cookies dengan penambahan tepung brokoli pada beberapa formulasi.
Metode : Penelitian menggunakan metode kuantitatif menggunakan kuesioner dengan tiga formulasi cookies, yaitu P0 (tanpa tepung brokoli), P1 (50 gram tepung brokoli), dan P2 (100 gram tepung brokoli). Uji organoleptik dilakukan terhadap 30 panelis dengan menilai warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala hedonik.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi P0 memperoleh tingkat kesukaan tertinggi dengan nilai rata-rata 4,44, diikuti P1 sebesar 3,12 dan P2 sebesar 2,72. Semakin banyak penambahan tepung brokoli, semakin menurun tingkat penerimaan panelis karena memengaruhi warna, aroma, rasa, dan tekstur cookies. Namun, formulasi P1 masih cukup diterima sebagai alternatif cookies yang lebih bergizi. Kesimpulan : Cookies tanpa penambahan tepung brokoli (P0) merupakan formulasi yang paling disukai panelis. Penambahan tepung brokoli dalam jumlah tinggi menurunkan daya terima, sedangkan penambahan 50 gram (P1) masih dapat diterima dan berpotensi dikembangkan sebagai cookies fungsional.
Saran : Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan variasi formulasi tepung brokoli yang lebih beragam untuk memperoleh keseimbangan terbaik antara nilai gizi dan daya terima.
Tidak tersedia versi lain